Pagi ini, ketika semua orang beraktivitas diluar. Sekumpulan anak rantauan masih berada dalam dekapan selimut hangat. Tidur, mandi dan yang satu didepan layar kaca. mata terpaku tangan terkunci. Desauan angin dan hujan berpadu dalam sejuknya pagi tak cerah. Bau menyengat keluar dari celah-celah tubuh bak semerbak parfum basi yang tak laku dijual. Tangan-tangan jahil menari-nari diatas papan hitam kotak-kotak bertuliskan huruf dan angka. layar putih bertuliskan kalimat tak jelas pun terpampang dengan penuh makna.
Satu-satu kalimat manis penuh makna berbunyi. puisi bukan puisi, syair bukan syair, pantun bukan pantun namun hanya curhat colongan belaka. Judul yang tidak tepat dikatakan namun dipakai juga, "Karena Sendiri"
KARENA SENDIRI
BR
kadang aku merasa bingung dengan diriku,
apakah tujuan hidup ini,
haruskah aku terpaku dalam sendu,
tersesat dalam hati nurani
tepat dalam pikiran, ku lambungkan niat minus,
jauh dalam hati terpampang jiwa sinis,
terbalut emosi sang raja hutan,
bak kebakaran jenggot sang kakek sadis
kutanyakan pada cermin depan diri,
siapa aku, kenapa aku, bagaimana aku,
tak ada bunyi tak ada sautan dan tanpa basa basi
retak cerminpun tak berbunyi, layaknya sonar kehabisan suara
lurus didepan jalan panjang terbentang,
langit biru penuh coretan putih tanpa warna lain,
kapan hal itu akan datang,
membawa kabar burung sudah terjalin,
hiruk pikuk kota lenyap saat orang sepi
burung berkicauan bisu saat hutan mati,
suara laut sepi saat ombak pergi,
suasana hati kosong saat kamu pergi,
derita hati karena sendiri
dibuat karena ulah hati ibu tiri
tanpa basa basi namun caci maki
tanpa peduli hati yang disakiti
sesal penuh luka pun didapatkan
bagai cambuk perih yang dirasakan
tanpa setetes betadin, kapas dan kasa
tanpa darah namun hanya hati yang tersiksa
Tuhan tau apa yang dirasa
Tuhan tau apa yang dikata
Tuhan tau apa yang dimau
dan Tuhan tau Tuhan harus apa
Sampai akhir itu ketikan jari terhenti dan seraya berkata dalam hati "BODOH" , terakhir kalinya, dan untuk yang terakhir kalinya.
Hujan akhirnya berhenti, sang surya pun keluar dari balik selimut awan. jam-jam dilewati akhirnya berhenti dengan ditandainya turn off dan layar hitam. No more !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar